Festival Naki Sumo memang selalu menjadi sorotan setiap tahunnya. Pertarungan bayi yang menggemaskan ini selalu menarik perhatian banyak orang. Bagaimana tidak, melihat bayi-bayi lucu berusaha saling menangis untuk menjadi juara, pasti membuat hati siapapun meleleh.
Menariknya Festival Naki Sumo ini terletak pada keunikan acaranya. Dalam festival ini, para bayi yang berusia sekitar 6 hingga 18 bulan akan diletakkan di atas panggung dan didorong oleh para orang tua mereka untuk menangis. Bayi yang pertama kali menangis akan menjadi pemenangnya. Meskipun terdengar lucu, acara ini sebenarnya memiliki makna yang dalam.
Menurut pakar psikologi anak, Dr. Maria Santos, “Festival Naki Sumo merupakan cara yang unik untuk mengasah keterampilan emosional pada bayi. Dengan melibatkan mereka dalam pertarungan yang sehat, bayi akan belajar mengenali dan mengungkapkan emosi mereka dengan lebih baik.”
Tidak heran jika Festival Naki Sumo selalu disambut antusias oleh masyarakat Jepang. Bahkan turis mancanegara pun ikut meramaikan acara ini setiap tahunnya. Menurut Hiroshi Tanaka, seorang pengunjung asal Amerika Serikat, “Saya sangat terkesan dengan keunikan budaya Jepang dalam mengasah emosi anak-anak sejak dini. Festival Naki Sumo benar-benar menggemaskan!”
Meskipun kontroversial bagi sebagian orang, Festival Naki Sumo tetap menjadi bagian dari tradisi Jepang yang terus dilestarikan hingga saat ini. Bagi para orang tua, acara ini juga menjadi ajang untuk merayakan kebahagiaan kelahiran anak-anak mereka.
Jadi, jika Anda memiliki kesempatan untuk mengunjungi Jepang saat Festival Naki Sumo berlangsung, jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan pertarungan bayi yang menggemaskan ini. Siapa tahu, Anda pun akan terpesona dengan keunikan acaranya seperti yang telah banyak orang rasakan.