Mengenal Lebih Jauh Festival Naki Sumo: Lomba Menangis Bayi yang Menarik Minat Turis


Pernah mendengar tentang Festival Naki Sumo? Jika belum, inilah saatnya untuk mengenal lebih jauh acara unik yang menarik minat turis ini. Festival Naki Sumo merupakan sebuah festival tradisional Jepang yang dikenal dengan lomba menangis bayi.

Menurut sejarahnya, Festival Naki Sumo sudah ada sejak zaman Edo di Jepang. Acara ini diadakan setiap tahun di Kuil Sensoji, Tokyo, sebagai bagian dari perayaan Shichi-Go-San yang dirayakan untuk anak-anak yang berusia 3, 5, dan 7 tahun. Peserta lomba adalah bayi-bayi yang berusia sekitar 6 hingga 18 bulan, yang akan ditempatkan di atas panggung dan diadu untuk melihat siapa yang bisa menangis terdahulu.

Menurut Takeshi Yamamoto, seorang pakar budaya Jepang, lomba menangis bayi ini sebenarnya memiliki makna yang lebih dalam. “Di Jepang, menangis dianggap sebagai tanda pertumbuhan dan kesehatan bagi bayi. Melalui lomba ini, orangtua berharap agar anak-anak mereka sehat dan bahagia,” ujar Yamamoto.

Tidak hanya turis lokal yang antusias mengikuti Festival Naki Sumo, namun turis mancanegara juga tertarik untuk menyaksikan acara yang unik ini. Menurut Hiroko Tanaka, seorang turis asal Amerika Serikat yang mengikuti festival tersebut, “Saya sangat terkesan dengan tradisi Jepang yang sangat beragam. Lomba menangis bayi ini benar-benar menarik perhatian saya.”

Selain lomba menangis bayi, Festival Naki Sumo juga menampilkan berbagai atraksi tradisional Jepang lainnya, seperti penampilan seni tradisional, penjualan makanan khas Jepang, dan permainan tradisional. Acara ini menjadi ajang yang sangat menarik bagi turis untuk menikmati keindahan budaya Jepang secara langsung.

Jadi, jika Anda ingin merasakan pengalaman unik dan menyaksikan tradisi Jepang yang otentik, datanglah ke Festival Naki Sumo. Dapatkan kesempatan untuk mengenal lebih jauh budaya Jepang melalui lomba menangis bayi yang menarik minat turis ini. Ayo jadikan Festival Naki Sumo sebagai destinasi wisata Anda berikutnya!